Ini penyebab Universal Studios Jepang tunda pembukaan Nintendo World

Ini penyebab Universal Studios Jepang tunda pembukaan Nintendo World


ILUSTRASI. Penyebaran virus corona di Jepang

Sumber: Japan Times,Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

DATABUDAYA – TOKYO. Universal Studios Jepang menunda pembukaan area Super Nintendo World yang seharusnya dilakukan pada 4 Februari mendatang. Kamis (14/1), Universal Studio Jepang memutuskan penundaan tersebut hingga adanya pencabutan keadaan darurat di Prefektur Osaka.

Seperti diketahui, pada Rabu (13/1), pemerintah jepang memperluas keadaan darurat di luar Tokyo, dengan tujuh prefektur tambahan termasuk Osaka. Ini dilakukan di tengah meningkatnya infeksi virus corona di negara tersebut. 

Rencananya, keadaan darurat yang ditetapkan pemerintah tersebut akan berlangsung hingga 7 Februari mendatang.

Baca Juga: Kasus Covid-19 meningkat, Jepang akan memperluas keadaan darurat ke luar Tokyo

Asal tahu saja, Universal Studios Japan dimiliki oleh Comcast Corp. Taman hiburan yang terletak di Osaka ini berencana membuka atraksi Nintendo yang menghabiskan investasi senilai US$ 580 juta pada 4 Februari menatang. 

Super Nintendo World, dibangun di atas lahan yang berada di Universal Studios Jepang yang sudah ada, dan diharapkan menjadi replika game Nintendo Co. yang paling populer dengan wahana, toko, dan aktivitas lainnya. 

Salah satu atraksi yang disiapkan adalah Mario Kart di berada dalam Bowser’s Castle. Meminjam ide dari franchise Super Mario, pengunjung dapat mengumpulkan koin virtual dengan mengenakan gelang khusus saat mereka menjelajahi area dan berinteraksi dengan fitur taman melalui konsol Nintendo Switch.

 

 






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *