OJK Menggodok Aturan Pembatasan Alokasi Investasi Produk Asuransi


Berita Bisnis

Selasa, 09 Maret 2021 | 05:40 WIB

ILUSTRASI. Nasabah mengamati kinerja produk unitlink salah satu asuransi jiwa di Jakarta, Senin (30/11). DATABUDAYA/Carolus Agus Waluyo

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yuwono triatmojo

DATABUDAYA.NET – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur instrumen investasi yang mengisi portofolio produk perusahaan asuransi, termasuk produk asuransi berbalut investasi atau Produk Asuransi yang Diasuransikan (Paydi). Hingga kini draf aturan Paydi masih digodok OJK.

Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menyebut, draf beleid itu mengatur penempatan investasi bagi pihak yang terafiliasi dengan perusahaan paling banyak 10% dari aset masing-masing subdana. Pengecualian berlaku untuk hubungan afiliasi yang terjadi karena penyertaan modal pemerintah.

Ini Artikel Spesial

Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

Login

ATAU

Baca juga

  • OJK Menggodok Aturan Pembatasan Alokasi Investasi Produk Asuransi
    Bisnis Selasa, 09 Maret 2021 | 05:40 WIB
  • Kurs Rupiah Masih Akan Sulit Menguat Selama Yield US Treasury Naik
    Market Selasa, 09 Maret 2021 | 05:22 WIB
  • IHSG Masih Akan Dibebani Saham Pertambangan, Cermati Saham CPO dan Perbankan
    Market Selasa, 09 Maret 2021 | 05:15 WIB
  • Mencari Celah untuk Melacak Jejak Bandar Saat Kode Broker Dihapus
    Special Report Senin, 08 Maret 2021 | 15:55 WIB
  • IHSG Melemah 0,16%, Saham BBCA Dilepas Asing Hingga Lebih Dari Rp 300 Miliar
    Market Senin, 08 Maret 2021 | 15:17 WIB
  • Usai Terbang Harga Saham IKAN Langsung ARB, Hati-Hati Valuasinya Masih Kemahalan
    Market Senin, 08 Maret 2021 | 09:53 WIB
  • Mayoritas Portofolio Saham Berkinerja Buruk, Asabri Berjanji Memperbaiki Racikan
    Ekonomi Senin, 08 Maret 2021 | 08:39 WIB
  • Sinyal Waspada Pemulihan Ekonomi AS, Jangka Pendek Capital Outflow Sulit Dihindari
    Market Senin, 08 Maret 2021 | 08:27 WIB
  • Rencana Pembangunan Kompleks PLTS Dinilai Tidak Sinkron Dengan Kebutuhan Listrik
    Regulasi Senin, 08 Maret 2021 | 08:08 WIB
  • Ekonomi Membaik, Cuan dari Saham Paling Tinggi Dibanding Instrumen Investasi Lain
    Market Senin, 08 Maret 2021 | 07:55 WIB

Berita Terbaru Bisnis



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *