Penjualan eceran turun pada Januari 2021


ILUSTRASI. Penjualan eceran bulan Januari 2021 turun dibanding bulan Desember 2020

Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

DATABUDAYA.NET – JAKARTA. Penjualan eceran pada bulan Januari 2021 mengalami penurunan secara bulanan. Bank Indonesia (BI) mencatat, Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Januari 2021 sebesar 182,0 atau turun 4,3% dari Desember 2020. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya permintaan masyarakat pasca hari besar keagamaan Natal dan libur akhir tahun. 

“Di tengah penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali serta faktor musim atau cuaca dan bencana alam yang terjadi di beberapa daerah juga ikut berpengaruh,” ujar Erwin dalam laporan yang diterima DATABUDAYA.NET, Selasa (9/3). 

Penurunan penjualan eceran terjadi pada seluruh kelompok komoditas, dengan penurunan terdalam terjadi pada kelompok bahan bakar kendaraan bermotor yang anjlok 10,4% mom. 

Baca Juga: Indeks keyakinan konsumen (IKK) bulan Februari naik ke level 85,8

Diikuti dengan perlengkapan rumah tangga lainnya yang turun 6,9% mom, dan subkelompok sandang yang terpantau kontraksi 7,2% mom. 

Sementara itu, pertumbuhan penjualan eceran secara tahunan mengalami perbaikan, meski masih dalam fase kontraksi. BI mencatat, pertumbuhannya minus 16,4% yoy. Ini membaik dari minus 19,2% yoy yang terjadi pada bulan Desember 2020.

Perbaikan terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar minus 7,0% yoy dari minus 10,3% yoy pada bulan sebelumnya. 

Secara tahunan, subkelompok sandang juga mengalami perbaikan menjadi minus 46,3% yoy dari minus 59,7% yang dicetak pada Desember 2020.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di DATABUDAYA Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *