Pan Brothers (PBRX) tak terpengaruh kenaikan harga minyak mentah


Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto

DATABUDAYA.NET – JAKARTA. Manajemen emiten tekstil PT Pan Brothers Tbk (PBRX) menyebut, kenaikan harga bahan baku tekstil yang tengah terjadi saat ini tidak begitu berdampak terhadap laju produksi perusahaan.

“Kenaikan harga (bahan baku) tekstil tidak masalah, karena itu akan di pass ke buyer,” ungkap sekretaris perusahaan PBRX Irwandeni kepada DATABUDAYA, Minggu (14/3).

Sebagai informasi, sejumlah bahan baku tekstil mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Lonjakan yang terjadi dipengaruhi oleh tren memanasnya harga minyak mentah dunia, baik jenis West Texas Intermediate (WTI) dan Brent yang sama-sama naik ke level kisaran US$ 60 per barel.

Baca Juga: PBRX minta perpanjangan tenor dua tahun karena belum bisa bayar utang jatuh tempo

Irwandeni menjelaskan, penetapan harga jual produk PBRX adalah cost plus, sehingga ketika ada kenaikan pada harga bahan baku tekstil, pelanggan akan menambahkan selisih dari kenaikan tersebut.

 “Jadi, harga garmen yang dibayar pelanggan, akan menyesuaikan dengan kenaikan harga bahan baku tekstil di pasaran,” jelasnya.

Di samping kenaikan harga minyak dan bahan baku tekstil, kabar baik justru hadir dari tren bisnis PBRX di awal tahun ini. Irwandeni mengungkapkan, kegiatan ekspor yang dijalani PBXR mengalami pertumbuhan permintaan yang cukup baik dibanding tahun lalu.

Tak hanya alami kenaikan, perusahaan juga berhasil mendapatkan sejumlah pelanggan baru guna mendukung kegiatan ekspor yang selama ini dirintis oleh PBRX. “Semua order sudah balik normal, dan ada beberapa buyer baru. Otomatisasi dan digitalisasi terus dijalankan,” tambahnya.

Untuk memuluskan rencana bisnisnya di tahun ini, PBRX mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar US$ 10 juta. Dana ini, terangnya, utamanya digunakan untuk pengembangan teknologi serta pembelian sejumlah mesin.

Baca Juga: Ada wacana insentif ekspor, simak tanggapan Pan Brothers (PBRX)

Sebagai informasi, PBRX menargetkan kenaikkan pertumbuhan pendapatan hingga 10% dibandingkan dengan tahun 2019.

Irwandeni optimistis, industri tekstil dan garmen akan tetap tumbuh meskipun diterpa dampak dari pandemi Covid-19.

“Sepanjang perusahaan mampu memproduksi tepat kualitas, tepat waktu dan itulah kami. Kepuasan pelanggan yang utama,” pungkasnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di DATABUDAYA Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *