Strategi Argo Pantes (ARGO) genjot pertumbuhan kinerja pada 2021


ILUSTRASI. Strategi Argo Pantes (ARGO) genjot pertumbuhan kinerja pada 2021

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

DATABUDAYA.NET –  JAKARTA. PT Argo Pantes Tbk (ARGO) optimistis kinerja perusahaan semakin membaik. Untuk terus mengejar pertumbuhan kinerja akan membaik di tahun ini. ARGO juga terus berupaya untuk mengoptimalkan kerja sama dengan afiliasinya yang tertunda akibat pandemi Covid-19.

Sekretaris Perusahaan Argo Pantes, Citra Tanjung Natalia, menyebutkan tahun ini perusahaan belum dapat melihat secara keseluruhan prospek bisnisnya. Sebab,  dampak Covid-19 masih belum bisa diprediksi. 

“Tapi karena vaksin Covid-19 sudah mulai cepat direalisasikan maka kami optimis bisnis ARGO dapat membaik,” ungkap Citra kepada DATABUDAYA.NET, Selasa (16/3). 

Memanfaatkan momen pemulihan ini, ARGO berencana akan mengoptimalkan kerja sama yang terjalin dengan afiliasi untuk segmen tekstil. Adapun kerja sama itu dalam bentuk kerja sama operasional dengan PT Argo Manunggal Triasta (AMT).

Baca Juga: Begini strategi Argo Pantes (ARGO) tahun ini untuk mengurangi ekuitas negatif

“Untuk sektor tekstil kami tetap membuka dan mencari kerjasama baru, melakukan peremajaan pada mesin-mesin dan efisiensi biaya,” ujarnya. 

Sementara itu, ARGO juga telah memasuki bisnis baru dibidang sewa lahan dengan menyediakan banyak jenis penyewaan mulai dari lahan, kantor, dan gudang. Untuk jangka waktunya tersedia jangka panjang (tahunan) hingga hitungan harian. 

Ia bilang, untuk bisnis sewa, ARGO memiliki lahan di daerah Tangerang dan Bekasi. Secara keseluruhan yang siap disewakan seluas 40.000 m2 untuk gudang, kantor dan/atau lahan parkir. Perusahaan juga belum berencana merambah ke kota lainnya, sebab kedua lokasi ini memiliki luas yang cukup besar. 

Berdasarkan catatan DATABUDAYA, di tahun lalu segmen bisnis tersebut memberikan sumbangsih pendapatan Argo Pantes. Sebab, lahan yang tersewa mencapai 30.000 m2. Sayangnya, pandemi Covid-19 membuat permintaan sewa menjadi turun. Akibatnya, lahan yang terisi tenant hanya seluas 10.000 m2.

“Per awal Maret ini, tenant-tenant kami mulai setop sewa, sehingga di tahun ini belum kebaca berapa sumbangsihnya,” katanya. 

Padahal, di bulan lalu perusahaan optimistis pendapatan dari bisnis sewa gudang mampu berkontribusi 20% dari total pendapatan. Sedangkan lainnya akan berasal dari bisnis tekstil, terlebih dengan optimalisasi kerjasama perusahaan dengan PT Argo Manunggal Triasta selaku perusahaan afiliasi.

Baca Juga: Argo Pantes optimistis kinerja perusahaan semakin membaik di tahun ini

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di DATABUDAYA Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *