Muncul Aturan Baru, OJK Memperketat Pengawasan Terhadap Perusahaan Multifinance


ILUSTRASI. Aturan baru antara lain terkait manajemen risiko serta struktur organisasi komite manajemen risiko dan fungsi manajemen risiko. /pho DATABUDAYA/Carolus Agus Waluyo/08/10/2020.

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

DATABUDAYA.NET – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan terhadap industri pembiayaan atau multifinance. Regulator keuangan itu merilis aturan teknis manajemen risiko bagi multifinance melalui Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 7/SEOJK.05/2021.

Aturan baru OJK melengkapi POJK Nomor 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-bank (LJKNB). “Berdasarkan Pasal 25 POJK 44/2020, pengaturan yang perlu diatur lebih lanjut dalam SEOJK antara lain terkait penerapan manajemen risiko, struktur organisasi komite manajemen risiko dan struktur organisasi fungsi manajemen risiko,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Riswinandi di dalam SEOJK.

Ini Artikel Spesial

Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

Login

ATAU



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *