WHO ungkap investigasi asal usul virus corona, ini bocorannya!


ILUSTRASI. Peter Daszak dan Thea Fischer, anggota satuan tugas WHO yang menyelidiki asal mula virus corona, berada di dalam mobil saat tiba di Institut Ilmu Pengetahuan Virus di Wuhan, Rabu (3/2/2021). REUTERS/Thomas Peter

Sumber: Live Science | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

DATABUDAYA.NET – NEW YORK. Setelah melakukan penyelidikan selama berbulan-bulan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menemukan jawaban dari mana pandemi virus corona berasal. 

Berdasarkan hasil investigasinya, WHO menemukan bahwa peternakan satwa liar di China kemungkinan besar menjadi sumber pandemi COVID-19.

Melansir Live Science, Kamis (18/3/2021), Peter Daszak, seorang ahli ekologi penyakit di tim WHO yang melakukan perjalanan ke China, menjelaskan kepada NPR bahwa peternakan satwa liar ini, banyak di antaranya terletak di atau sekitar provinsi Yunnan di China selatan, kemungkinan besar memasok hewan ke pedagang di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan.

Seperti yang diketahui, Wuhan merupakan tempat kasus awal Covid-19 ditemukan tahun lalu. Beberapa dari hewan liar tersebut bisa saja tertular SARS-CoV-2 dari kelelawar di daerah tersebut.

WHO diperkirakan akan merilis temuannya dalam laporan dalam beberapa minggu mendatang.

Baca Juga: Laporan yang paling ditunggu-tunggu dari misi WHO ke Wuhan terbit pekan ini?

Live Science memberitakan, pada bulan Januari, tim ahli WHO melakukan perjalanan ke China untuk menyelidiki bagaimana pandemi mematikan, pertama kali dimulai. Catatan saja, hingga saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 120 juta orang dan menewaskan 2,6 juta di seluruh dunia.  

Banyak teori konspirasi telah menyebar tentang asal-usul virus, termasuk bahwa virus itu lolos dari laboratorium Wuhan. Bulan lalu, penyelidik WHO menepis penjelasan itu.

Baca Juga: Peneliti WHO sarankan cari sumber virus corona di seluruh dunia

Konsensus umum di antara para ilmuwan adalah bahwa virus corona beredar di kelelawar dan melompat ke manusia, kemungkinan melalui spesies perantara. Itulah tepatnya yang ditemukan oleh penyelidikan WHO: Virus itu kemungkinan ditularkan dari kelelawar di China selatan ke hewan di peternakan satwa liar, dan kemudian ke manusia.






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *