Bank Dunia meluncurkan dana vaksin COVID-19 untuk negara-negara Asia yang miskin


ILUSTRASI. Bank Dunia. REUTERS/Kim Kyung-Hoon/File Photo

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

DATABUDAYA.NET – JAKARTA. Bank Dunia telah mengumumkan pembiayaan untuk Afghanistan, Bangladesh dan Nepal untuk memvaksinasi penduduk mereka terhadap COVID-19.

Afghanistan akan menerima US$ 113 juta, termasuk US$ 60 juta dari Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA), bagian dari pemberi pinjaman pembangunan yang berbasis di Washington yang membantu negara-negara termiskin di dunia untuk “menyebarkan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif,” kata Bank Dunia pada hari Kamis.

“Bank Dunia telah bekerja erat dengan pemerintah Afghanistan dan mitra pembangunan untuk menanggapi COVID-19 secara efektif, meningkatkan pengujian dan pengobatan, serta memperkuat sistem kesehatan negara,” kata Direktur Perwakilan Bank Dunia untuk Afghanistan Henry Kerali.

“Pembiayaan tambahan ini merupakan langkah maju yang besar untuk menyediakan akses tepat waktu dan adil ke vaksin bagi jutaan warga Afghanistan.”

Baca Juga: Lebih dari 2,6 juta warga telah disuntik vaksin COVID-19 di Arab Saudi

Paket pendanaan itu ditujukan untuk memvaksinasi 17 persen warga Afghanistan dan membantu negara itu pulih dari pandemi.

Melalui IDA, Bank Dunia juga menyetujui US$ 500 juta di Bangladesh dan US$ 75 juta untuk Nepal. “Selain pembiayaan, Bank Dunia memberikan bantuan teknis dan lokakarya berbagi pengetahuan untuk negara-negara di Asia Selatan tentang berbagai aspek perancangan dan penerapan strategi vaksin yang adil dan merata,” kata pernyataan itu.

Afghanistan, Bangladesh, dan Nepal termasuk di antara negara-negara termiskin di Asia berdasarkan produk domestik bruto (PDB) per kapita. Secara total, Bank Dunia mengatakan telah menyediakan US$ 12 miliar bagi negara-negara berkembang untuk mendapatkan dan mendistribusikan vaksin, tes, dan perawatan COVID-19.

 






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *